Breaking News
Bawaslu Harus Tetap Tegas dan Berwibawa! link to go to the website.">Rewrite the following sentence and include HTML tags:

“Please click on the link to go to the website.”

Please click on the link to go to the website. Rewrite ini dan simpan tags:

Rewrite ini dan simpan tags
Menonton The Goblin di Vidio: Jo Dong Hyuk Balas Dendam demi Identitasnya

Hello World!


This is a paragraph.


banner 728x250
Bisnis  

Mencari Peluang Bisnis yang Menguntungkan

banner 120x600
banner 468x60

banner 325x300

Linamasa.com – Setiap tahun ada banyak jumlah bisnis baru selalu bertambah dengan jumlah yang semakin lama semakin besar. Hampir di setiap sektor dagang, persaingan itu sudah begitu ketat. Namun, justru di tengah persaingan yang semakin ketat itu, selalu ada celah pasar yang menguntungkan dan masih bisa kita isi.

Untuk melihat celah pasar ini kita tidak perlu melakukannya dengan cara membuka tong sampah dari para pesaing kita, sebagaimana pernah dilakukan oleh Ray Kroc yang telah membesarkan Mc-Donald.
Memang untuk bisa melihat celah itu kita butuh alat.

Ada sebuah alat yang konvensional dan sudah diperkenalkan sejak tahun 1960 an akhir, yaitu SWOT (Strengths = S, Weaknesses = W, Opportunities = O, Threats = T).

S dan W dipergunakan untuk menginventarisasi faktor kunci yang ada dalam perusahaan Anda, seperti pengalaman dan keahlian manajemen, keterampilan karyawan, kualitas produk, kesehatan keuangan perusahaan, kekuatan merek, dan lain-lain.

Sedangkan O dan T dipergunakan untuk menginventarisasi faktor kunci yang ada di luar perusahaan, seperti pertumbuhan / perubahan pasar, teknologi baru, hambatan masuk ke pasar yang bertumbuh atau berubah tersebut, potensi pasar di daerah baru, lokal maupun di luar negeri, perubahan demografi dan selera konsumen, dan lain-lain.

Baca juga: Cara Meraup Laba dari Usaha Bakso

SWOT merupakan alat sederhana namun kreatif yang mampu menilai posisi perusahaan Anda sekarang di pasar dan untuk menggambarkan posisi perusahaan di masa datang.

Dengan SWOT, Anda bisa menyusun strategi misalnya menggunakan kekuatan (S) untuk memanfaatkan peluang (O) dengan menyusun strategi SO-1, SO-2, dan seterusnya. Atau menggunakan kekuatan (S) untuk mengatasi ancaman (W), dengan menyusun strategi SW-1, SW-2 dan seterusnya.

Dengan mengetahui kelemahan (W), Anda bisa menggunakan kekuatan (S) atau peluang (O) untuk memperbaiki kelemahan Anda dengan membangun strategi SW-1, SW-2 dan seterusnya atau OW-1, OW-2 dan seterusnya. Tetapi juga strategi memperbaiki kelemahan (W) untuk terhindar dari ancaman (T) yang ada, dengan WT-1, WT-2 dan seterusnya.

Kuncinya adalah mencocokkan lingkungan internal dengan lingkungan eksternal. Apabila analisa dengan alat SWOT ini dilakukan dengan baik, maka pengambilan keputusan dan penyusunan strategi yang dihasilkan akan juga baik.

Anda akan tahu perubahan atau perbaikan apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan kelemahan (W), strategi apa yang perlu diambil untuk mengatasi hambatan (T), serta peluang (O) apa yang akan memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan.

Untuk mendapatkan analisa SWOT yang tepat diperlukan pandangan atau pendapat semua karyawan, dan juga konsumen.

Sayangnya saat ini tidak banyak perusahan besar yang menggunakan alat yang baik ini, hanya karena tertarik dengan alat analisis yang oleh para konsultan manajemen dikatakan lebih baru atau lebih sempurna.

Namun tak ada salahnya jika anda tetap menggunakan alat analisa SWOT ini, dan menambahkannya dengan analisa sederhana lainnya yaitu “Market Map” atau “Peta Pasar” yang tujuannya untuk melihat adanya gap di persaingan yang ada.

Alat untuk memetakan pasar ini merupakan diagram untuk kita memposisikan semua produk sejenis yang ada di pasar dengan cara mengidentifikasi faktor keputusan beli konsumen.

Contohnya kita mau tahu bagaimana konsumen memposisikan sebuah produk berdasarkan harga dan kualita.

Untuk itu kita buat diagram dimana pada sumbu horisontal kita tempatkan harga mahal lawan harga murah dan dan pada sumbu vertikal kita tempatkan kualitas produk bagus lawan kualitas kurang bagus. Lalu Anda plot semua produk pesaing dan produk Anda sendiri di diagram ini.

Maka Anda akan melihat akan ada segmen yang padat persaingan dan ada celah kosong atau gap di segmen tertentu yang tidak atau jarang diisi oleh produk-produk yang ada.

Dengan SWOT dan Market Map ini Anda akan bisa memahami kondisi pasar, posisi produk Anda di pasar, dan persaingan yang ada. Anda juga bisa menganalisa apakah produk-produk Anda saling tumpang tindih di satu segmen tertentu, dan harus direposisi agar lebih profitable.

Demikianlah tadi pembahasan kita kali ini mengenai bagaimana mengidentifikasi pasar dengan analisa SWOT. Semoga dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk menganalisa dan menemukan celah pasar yang menguntungkan. Salam sukses selalu!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google Berita.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *