Breaking News
Bawaslu Harus Tetap Tegas dan Berwibawa! link to go to the website.">Rewrite the following sentence and include HTML tags:

“Please click on the link to go to the website.”

Please click on the link to go to the website. Rewrite ini dan simpan tags:

Rewrite ini dan simpan tags
Menonton The Goblin di Vidio: Jo Dong Hyuk Balas Dendam demi Identitasnya

Hello World!


This is a paragraph.


banner 728x250

Rewrite the following sentence and include HTML tags:

“I love coding in Python.”

I love coding in Python.

banner 120x600
banner 468x60

Sebuah insiden perampasan baliho karya lukis terjadi dalam rangkaian kegiatan People’s Water Forum 2024 di Bali. Pameran karya lukis dengan tema “Alur Air: Air sebagai Sumber Kemakmuran Bersama Demi Keberlangsungan Generasi” ini bertujuan untuk membuka ruang pertemuan dan membicarakan permasalahan air di Bali melalui media seni.

banner 325x300

Latar Belakang Acara

Bali, dengan budaya seninya yang kaya dan mendalam, menjadi tuan rumah berbagai pencapaian seni dalam bentuk rupa seperti lukisan, ukiran, tari, dan lain sebagainya. Seni di Bali telah lama menjadi media komunikasi universal yang melampaui kata dan bahasa, memberikan refleksi tentang riwayat masa lalu, situasi kekinian, dan harapan masa depan terkait air sebagai sumber kehidupan.

Kronologi Kejadian

Pada 20 Mei 2024, baliho karya lukis yang akan dipasang untuk acara ini diambil paksa oleh sebuah ormas. Tak lama kemudian, pada pukul 17.33 WITA, baliho karya lukis yang telah terpajang juga diambil paksa oleh ormas yang sama. Karya lukis yang dirampas ini merupakan hasil dari kerja keras seniman yang mencurahkan waktu dan energi untuk mengungkapkan ekspresi artistik mereka tentang “Alur Air”.

Reaksi dan Dampak

Perampasan karya seni ini tidak hanya merusak karya yang berharga namun juga menghentikan upaya para seniman untuk menyampaikan pesan penting mengenai air sebagai sumber kemakmuran bersama. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kebebasan berekspresi dan penghargaan terhadap seni dan budaya di Bali.

Pernyataan Penyelenggara

“Kami sangat menyesalkan tindakan perampasan karya seni ini. Seni adalah media ekspresi yang harus dilindungi dan dihargai, bukan diberangus karena berbeda pandangan,” ujar salah satu penyelenggara. “Kejadian ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi para seniman dalam menyampaikan pesan penting melalui karya mereka.”

Harapan ke Depan

Para seniman dan pihak penyelenggara berharap insiden ini menjadi pembelajaran dan mendorong dialog lebih lanjut tentang pentingnya menghargai dan melindungi karya seni serta kebebasan berekspresi. Mereka juga berharap agar masyarakat luas dapat lebih memahami dan menghargai peran seni dalam mencerminkan dan menyuarakan isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
[email protected]

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *